Di usia 17 tahun, ketika banyak pelajar SMA masih berkutat dengan nilai dan rencana kuliah, Wijaya Ksatriawarma sudah menapaki jalur yang relatif jelas di dunia teknologi. Anak muda asal Bali ini aktif mengasah kemampuan web development, sempat mengeksplorasi Python untuk machine learning, dan kini memfokuskan diri pada skill yang lebih “siap pakai” untuk membangun produk digital.
Dalam perkenalannya, Wijaya menyebut dirinya sebagai co-founder Dewata Tech. Ia juga membawa tujuan yang konkret dan realistis: membantu kakaknya mengembangkan Dewata AI, sebuah produk teknologi yang bernaung di bawah entitas resmi PT Dewata Artificial Intelligence.
Profil Singkat
- Nama lengkap: Anak Agung Gde Wijaya Ksatriawarma
- Nama panggilan: Wijaya
- Latar keluarga: Ksatriawarma
- Asal: Bali
- Usia: 17 tahun
- Status: Siswa SMA
- Minat utama: Web development dan fondasi artificial intelligence
Wijaya menyampaikan arah belajarnya secara lugas: “Ke depannya saya ingin membantu kakak saya mengembangkan Dewata AI (PT Dewata Artificial Intelligence).” Tujuan yang jelas seperti ini membuat proses belajar lebih terarah, karena setiap materi yang dipelajari langsung punya konteks penggunaan.
Fondasi Awal: Web Development sebagai Titik Masuk
Perjalanan Wijaya di dunia teknologi dimulai dari fondasi pengembangan web yang umum dipakai banyak developer:
- HTML dan CSS untuk struktur serta tampilan
- JavaScript untuk interaksi dan logika di sisi klien
Selain itu, ia juga sempat belajar Python untuk machine learning. Meski belum merinci proyek yang dikerjakan, eksplorasi ini menunjukkan ketertarikannya pada cara kerja AI di balik layar, mulai dari pengolahan data, model, hingga otomasi.
Fokus Saat Ini: PHP, Lalu Node.js, React, dan Next.js
Saat ini, Wijaya sedang mendalami PHP. Di Indonesia, PHP masih sangat relevan karena banyak website, sistem bisnis, dan aplikasi internal dibangun di atas ekosistem ini. Untuk tahap belajar, PHP relatif cepat digunakan untuk membuat fitur nyata, seperti:
- sistem login dan manajemen pengguna
- CRUD serta integrasi database
- dashboard admin
- aplikasi internal untuk kebutuhan operasional
Ke depan, ia berencana melanjutkan ke stack JavaScript modern:
- Node.js untuk backend dan API
- React untuk membangun antarmuka yang interaktif
- Next.js untuk aplikasi web yang lebih matang, mencakup routing, SEO, server-side rendering, dan optimasi performa
Kenapa Pilihan Stack Ini Masuk Akal
Jika tujuannya adalah ikut membangun produk, urutan belajar seperti ini tergolong realistis:
- PHP memudahkan pembuatan fondasi aplikasi berbasis database dengan cepat.
- Node.js kuat untuk API dan integrasi layanan modern.
- React/Next.js membantu membangun UI yang rapi, cepat, dan lebih ramah SEO untuk halaman publik.
Singkatnya, Wijaya tidak sekadar menambah daftar “pernah belajar”, tetapi menyiapkan skill yang benar-benar bisa dipakai untuk membangun produk end-to-end.
Misi Besar: Berkontribusi ke Pengembangan Dewata AI
Ke depannya, Wijaya menargetkan kontribusi langsung dalam pengembangan Dewata AI (PT Dewata Artificial Intelligence). Pada fase awal sebuah produk, kontribusi yang paling berdampak sering datang dari hal-hal mendasar namun krusial: memperbaiki alur aplikasi, merapikan API, membangun dashboard, menyiapkan dokumentasi, hingga membuat landing page yang jelas dan mudah dipahami.
Dengan arah belajar seperti ini, peluang Wijaya untuk terlibat langsung dalam pengembangan produk menjadi lebih besar, karena kompetensi yang ia pelajari selaras dengan kebutuhan tim.
Anak Muda Bali dan Ekosistem Teknologi Lokal
Kisah Wijaya juga mencerminkan tumbuhnya talenta muda dari Bali yang mulai berani terjun ke dunia teknologi sejak dini. Di tengah berkembangnya ekosistem digital dan startup di Bali, kehadiran generasi seperti Wijaya menunjukkan bahwa talenta lokal punya potensi besar untuk membangun produk teknologi dari daerah, tanpa harus menunggu lulus kuliah atau berpindah ke kota besar.
Tautan Resmi
- Dewata Tech: https://dewatatech.com
- Dewata AI (PT Dewata Artificial Intelligence): https://dewataai.com
Terhubung dengan Wijaya
Bagi yang ingin berjejaring atau mengikuti update perjalanan belajarnya, Wijaya dapat dihubungi melalui profil LinkedIn berikut: https://www.linkedin.com/in/wijayaksatriawarma
