AI Bukan Cuma Hype, Ini Masa Depan
Kalau kamu Gen Z di Bali yang sering pakai ChatGPT, Midjourney, atau AI tools lainnya, pernah nggak terpikir untuk belajar cara membuatnya? Artificial Intelligence bukan lagi teknologi masa depan – ini teknologi masa kini yang membuka peluang karir luar biasa.
Dewata AI, startup AI asal Bali yang didirikan oleh Anak Agung Gde Weida Ksatriawarma, adalah bukti bahwa AI bisa dikembangkan dari Bali. Dan mereka butuh talenta muda lokal yang bisa berkontribusi.
Mulai dari Mana?
Banyak Gen Z yang tertarik AI tapi bingung mulai dari mana. Berikut roadmap yang bisa kamu ikuti. Pertama, kuasai Python karena ini bahasa pemrograman utama untuk AI. Kedua, pelajari dasar statistik dan linear algebra. Ketiga, ikuti course machine learning dari platform gratis seperti Coursera atau Fast.ai. Keempat, mulai bangun project kecil dan share di GitHub.
Peluang AI di Bali
Bali memiliki peluang unik di AI. Industri pariwisata membutuhkan chatbot multilingual, sistem prediksi booking, dan analisis review. UMKM butuh otomasi customer service dan analisis data penjualan. Ini semua bidang yang Dewata AI garap, dan butuh talenta baru.
Di Bali Tech Hub, kamu bisa belajar AI bersama member lain dan mendapatkan mentorship dari praktisi. diskusi dan sharing sessionAI secara berkala diadakan untuk membantu member memahami konsep dan implementasi AI di dunia nyata.
Karir AI yang Bisa Kamu Targetkan
Beberapa role AI yang bisa ditarget Gen Z antara lain AI Prompt Engineer, Data Analyst, Machine Learning Developer, AI Integration Specialist, dan AI Product Manager. Dengan belajar konsisten selama 6-12 bulan, kamu sudah bisa mulai apply untuk posisi entry-level.
Gabung Komunitas AI di Bali
Belajar AI sendirian itu berat. Gabung Bali Tech Hub di balitechhub.com dan temukan teman belajar, mentor, dan peluang project. Komunitas ini didukung penuh oleh Dewata AI dan Dewata Tech.
Kunjungi juga Agung Weida dan Dewata Solutions untuk resource tambahan.
Bali Alpha – media teknologi terdepan di Indonesia.
Leave a Reply